Assalamu'alaikum Wr. Wb. ----- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI GUGUSDEPAN 1303.10-101 / 1303.10.102 PANGKALAN SMP ISLAM WATULIMO ----- Semoga Bermanfaat Untuk Kita Semua!
Rabu, 10 Maret 2021

Rabu, Maret 10, 2021

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia selaku Sekretaris Majelis Pembimbing Nasional (Mabinas) Gerakan Pramuka,  Zainudin Amali mengatakan bahwa pemerintah hanya mengakui Gerakan Pramuka sebagai satu-satunya organisasi kepanduan di Indonesia.

"Pemerintah mengakui hanya ada satu organisasi kepanduan di Indonesia yaitu Organisasi PRAMUKA", ungkap Menpora RI Zainudin Amali saat memberi sambutan pada acara Pembukaan Rapat Kerja Nasional Gerakan Pramuka Tahun 2021, Selasa (9/3/2021) siang secara daring.

Jadi jangan ada keraguan sedikitpun baik itu ditingkat nasional maupun daerah terhadap sikap pemerintah tersebut, tegas Kak Zainudin Amali.

Pada kesenpatan itu Menpora RI menambahkan bahwa pemerintah sangat mengapresisasi dan menyampaikan terima kasih kepada penyelenggara peringatan Hari tunas Gerakan Pramuka dan Rapat Kerja Nasional yg dilaksanakan secara luring dan daring.

Kemudian Kak Zainudin Amali mengingatkan kembali dua hal penting pesan Presiden selaku Ketua Mabinas Gerakan Pramuka pada peringatan Hari Pramuka, bulan Agustus 2020 yang lalu yakni, terkait komitmen kedisiplinan dan kepedulian nasional. Kedisiplinan harus tetap menjadi acuan dan dapat diimplementasikan sehingga mampu menekan penyebaran virus Covid-19 dan memutus mata rantai penyebaran virus yang mematikan ini dapat dicapai. 

"Sikap kedisiplinan dalam Gerakan Pramuka tidak diragukan lagi sehingga dinilai mampu untuk mengimplementasikannya di tengah-tengah masyarakat," ujar Zainuddin.

Pemerintah memberikan apresiasi kepada Gerakan Pramuka dan menyambut gembira atas komitmen Gerakan Pramuka dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 yang dalam setiap kegiatan selalu diawali dengan tes antigen untuk memastikan bahwa yang berada didalam arena kegiatan, semua dalam keadaan negatip dan sehat, ujar Zainudin Amali.

Sementara itu Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Drs. Budi Waseso menyebutkan sesuai arahan Presiden RI, Gerakan Pramuka terkait dengan Kedisiplinan Nasional dalam mewujudkan perilaku mematuhi protokol kesehatan, dan Gerakan Kepedulian Nasional dengan mewujudkan sikap empati dan simpati menolong sesama hidup, telah menjadi komitmen bagi Gerakan Pramuka diseluruh jajaran kwartir di Indonesia.

"Itulah sebabnya Kwartir Nasional Gerakan Pramuka telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Pandemi Covid-19 yang segera bergerak di tingkat nasional, daerah, cabang, sampai ke ranting serta gugusdepan Pramuka", ungkap Ketua Kwarnas. 

Didepan Menpora RI dan seluruh peserta Rakernas, dari Aula Sarbini, Taman Rekreasi Wiladatika (TRW) Cibubur, Jakarta, Komjen Pol (Purn) Drs. Budi Waseso menyampaikan bahwa Tema Rakernas Tahum 2021 adalah  “Pramuka berbakti tanpa henti dalam memasuki adaptasi kebiasaan baru dengan kedisiplinan dan kepedulian nasional”. 

Tema ini ujar Kak Budi Waseso merupakan tema keseluruhan kegiatan Gerakan Pramuka pada tahun ini,  60 Tahun Gerakan Pramuka, dimana pada 60 tahun yang lalu, bersatunya puluhan organisasi kepanduan dalam wadah Gerakan Pramuka. 

Organisasi yang kita cintai bersama ini terus memantapkan dirinya sebagai wadah persatuan dan kesatuan yang terus mendidik kaum muda, terutama dalam pendidikan karakter, tambah Kak Budi Waseso 

Rakernas Gerakan Pramuka yang dilaksanakan melalui dua cara, yaitu luring (luar jaringan) dengan tatap muka secara terbatas dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, serta secara daring (dalam jaringan) itu dihadiri 34 Kwartir Daerah Gerakan Pramuka seluruh Indonesia.


Sumber : FB Kwarnas
Selanjutnya
Ini adalah Postingan Terbaru.
Posting Lama

0 Komentar:

Posting Komentar

MOHON SARAN DAN KRITIK YANG SIFATNYA KONSTRUKTIF!

Silahkan Baca Juga Materi Di Bawah ini !

"Orang yang bahagia itu akan selalu menyediakan waktu untuk membaca karena membaca itu sumber hikmah; menyediakan waktu tertawa karena tertawa itu musiknya jiwa; menyediakan waktu untuk berpikir karena berpikir itu pokok kemajuan; menyediakan waktu untuk beramal karena beramal itu pangkal kejayaan; menyediakan waktu untuk bersenda-gurau karena bersenda itu akan membuat muda selalu; dan menyediakan waktu beribadah karena beribadah itu adalah ibu dari segala ketenangan jiwa."
----------------
(Kata Mutiara, Anonim)